Lanjutkan ke konten utama Lanjutkan ke situs di bawah

You are using an outdated browser. Please upgrade your browser to improve your experience.

Kepemimpinan pasar yang sempit - apa cerita besarnya?

9 bulan yang lalu

CLOSE LOOK
Kepemimpinan pasar yang sempit - apa cerita besarnya?

Kita sering mendengar bahwa meletakkan semua telur dalam satu keranjang adalah strategi investasi yang berisiko. Dan bahwa investasi yang beragam membantu diversifikasi risiko dalam pasar keuangan. Kepemimpinan pasar yang sempit, di mana sejumlah kecil perusahaan menentukan arah indeks, dapat dilihat sebagai ekuivalen indeks, meski bukan strategi investasi yang disengaja. Kami menilai imbalan dan risiko kepemimpinan pasar yang sempit.

Meskipun ada contoh indeks lain yang dipimpin oleh sektor tertentu, seperti barang mewah untuk CAC 40 Prancis, untuk menggambarkan fenomena ini kita tidak perlu melihat lebih jauh dari indeks S&P 500 di AS. Mulai dilihat dari saham FAANG! Penghargaan kinerja untuk tahun 2023 sepenuhnya dimiliki oleh 'Magnificent Seven'. Saham teknologi terbesar - Apple, Microsoft, Alphabet, Amazon, Tesla, Meta dan sekarang Nvidia - mendominasi S&P 500, mewakili hampir 25% dari indeks. Dan segelintir perusahaan ini menarik seluruh indeks keatas.

The Magnificent Seven telah naik masing-masing 40-180% pada tahun ini. Mereka merupakan perusahaan besar dan telah mengalami kenaikan terus-menerus, meningkatkan dominasi mereka lebih jauh lagi. Nvidia, memimpin sektor teknologi tahun ini menambahkan $640 miliar ke kapitalisasi pasarnya. Nvidia membuat semikonduktor atau chip yang diperlukan oleh model artificial intelligence (AI) seperti Chat GPT. Ketujuh perusahaan teknologi ini memiliki eksposur terhadap AI dalam berbagai tingkatan.

Mengingat bobot indeks S&P 500 berdasarkan kapitalisasi pasar, seiring dengan jumlah uang yang sangat besar yang masuk ke teknologi AI, investor yang tidak bergabung saat rally sektor teknologi memiliki performa yang sangat buruk. Menariknya, S&P 500 Weight Index baru-baru ini berada di wilayah negatif untuk tahun ini. Tidak heran ini telah dijuluki 'rally paling dibenci' dalam sejarah pasar saham. Dan mengingat prospek perlambatan ekonomi pada tahun ini, sulit untuk melihat bagaimana 493 saham lain yang terdiri dari S&P 500 dapat mengejar ketertinggalannya.

Jadi, apa yang bisa memeriksa momentum The Magnificent Seven? Dengan inflasi yang secara bertahap berada sudah terkendali, kemungkinan besar tidak akan terjadi peningkatan siklus kenaikan suku bunga, yang melanda saham teknologi tahun lalu. Meski demikian, jika hype tentang AI mulai meredup, Nvidia bisa sekali lagi dilihat sebagai pembuat chip high-end, yang terekspos fluktuasi ekstrem karena permintaan tinggi seperti di masa lalu. Dengan imbalan tinggi datang risiko tinggi dan, dengan kepemimpinan pasar yang sempit, dampak negatif apa pun pada salah satu raksasa teknologi ini akan dirasakan oleh seluruh indeks.

Situs ini menggunakan cookie untuk memastikan pembaca memperoleh pengalaman yang terbaik di situs kami. Pelajari lebih lanjut.